Pages

Sabtu, 08 Maret 2014

Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Struktur, Jenis Teks Eksposisi

Pengertian Teks Eksposisi adalah karangan yang menyajikan sejumlah pengetahuan atau informasi.

Ciri-ciri dari paragraf eksposisi, antara lain adalah:
- Berusaha menjelaskan tentang sesuatu
- Gaya bersifat informatif
- Fakta dipakai sebagai alat kontribusi
- Fakta juga dipakai sebagai alat konkritasi
- Paragraf eksposisi umumnya menjawab tentang askadimega

Tujuan dari Paragraf eksposisi untuk memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah.
Contoh tema: Manfaat jejaring sosial facebook

Struktur Teks eksposisi, antara lain adalah:
- Tesis (Pembukaan)
- Argumentasi (Isi)
- Penegasan ulang (Penegasan ulang)

Jenis-jenis Teks eksposisi,antara lain adalah:
- Eksposisi definisi
- Eksposisi proses
- Eksposisi klasifikasi
- Eksposisi ilustrasi
- Eksposisi perbandingan
- Eksposisi laporan

Karangan Eksposisi

  • 1. 1. Karangan Eksposisi Rasa Takut Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut ? Bagaimana cara mengatasinya ? Rasa Takut adalah rasa dimana seseorang merasa bahwa dirinya sedang mengalami situasi atau suasana yang menghilangkan rasa percaya diri mereka akan sesuatu. Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut. Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Dengan memperiapkan diri saat menghadapi situasi atau suasana tertentu Anda akan merasa siap bahkan merasa bahwa Anda telah melewati situasi dan suasana tersebut. Kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Anda harus mempelajari baik-baik situasi apa yang sedang Anda hadapi baik ditempat sepi maupun dikeramaian. Karena Anda akan merasa siap dengan segala suasana dan situasi yang telah Anda pelajari. Ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri.kepercaya dirian merupakan kunci utama anda dalam mengatasi rasa takut. Dengan percaya diri Anda merasa bahwa Anda mampu melewati situasi dan suasana yang akan Anda lalui tanpa terhalang oleh rasa takut. Keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda. Keyakinan Anda dalam mengadapi rasa takut harus dipertebal agar Anda mapu dan yakin bahwa rasa takut iu akan hilangdengan kepercayaan diri yang kuat dan keyakinan yang tinggi Kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh-sungguh. Anda juga haarus memiliki keahlian dan kecakaapan dalam suatu bidang, agar rasa percaya diri anda kuat dan menghilangkan rasa takut yang melanda Anda 2. Karangan Narasi Kesialanku Tepat pukul 11.00 WIB pekan lalu, aku barupulang dari kuliah. Seperti biasanya aku pulang kerumah naik ojek yang beraa didepan kampusku. Kebetulan saat itu matahari sangat terik- teriknya sehingga hawa panas menyelimuti tubuhku dan lagi ditambah rasa lapar yang sejak tadi menghantuiku, membuat suasana saat itu tak mengenakkan untukku. Diperjalanan menuju kerumah terselip kejadian lucu, ternyata ojek yang aku naiki salah jalan. Tadinya aku sempat kesal namun setelah ia berbicara untuk menanyakan jalan yang benar, ia menggunakan logat bahasa jawa yang tak ku mengerti. Tanpa sengaja aku tertawa kecil. Namun aku nalar saja maksudnya adalah menanyakan jalan yang benar. Kejadian tersebut cukup membuat ku geli disaat terik matahari yang kian menusuk tubuhku. Sesampainya dirumah kesialan kembali menerpaku. Ternyata rumahku masih terkunci, tak seorangpun yang berada didalam rumah dan kebetulan saat itu aku tidak membawa kunci cadangan. Kembali aku merasa sangat kesal saat itu. Akhirnya aku menunggu untuk beberapa
  • 2. menit sampai orang tua ku kembali. 10 menit pertama telah berlalu, aku masih duduk di kursi teras depan rumahku. 10 menit berikutnya pun telah berjalan tanpa kusadari, lagi-lagi tak kujumpai orang rua ku kembali. Setelah hamper 40 menit aku menunggu dengan rasa bosan. Terbesit sekilas dalam pikiranku untuk menghubungi orang tua ku. Akhirnya aku menghubungi orang tua ku. Aku heran mengapa hal ini tak terpikirkan olehku sejak tadi, mungkin karena terlalu emosi sehingga hal sekecil itu tak lagi terpikirkanolehku. 3. Karangan Argumentasi Kesuburan Tanah Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani. Kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanamanbagi para petani. Tak hanya baik bagi kesuburan tanah tapi juga akan memperbaiki kualitas dari tanaman sehingga akan mampu menghasilkan niali rupiah yang baik bagi petani. 4. Karangan Deskripsi Apotik Siang itu aku sedang duduk santai di sofa empuk di dalam apotik milikku yang baru saja dibuka. Apotik ini adalah impianku sejak aku kuliah di Farmasi dulu. Sekarang aku memandang puas pada usahaku selama ini. Aku bisa mendirikan apotik di kota kelahiranku. Apotik ini cukup luas, beberapa rak besar tempat obat-obatan berjejer rapi dengan kemasan- kemasan obat warna-warni yang dikelompokkan menurut farmakologinya dan disusun alfabetis. Pandangan saya tertuju pada rak buku di pojok ruangan yang berisi buku-buku tebal. Ku ambil satu buku yang disampulnya tertulis Informasi Spesialis Obat atau yang biasa disebut kalangan farmasi dengan buku ISO. Setelah ku pandangi aku tersenyum dan mengembalikannya ke tempat semula. buku ini adalah buku pertama yang kubeli saat aku kuliah dulu. Aku memandang lagi secara keseluruhan apotik ini, sebuah televisi 14 inci dan sebuah computer di meja kasir. Hembusan angin dari AC cukup membuat udara terasa sejuk di bulan Mei yang panas ini.
  • 3. 1. Karangan Eksposisi Memelihara Ikan Ikan merupakan salah satu binatang yang biasa diprlihara oleh manusia. Ikan sangat beragam mulai dari warna, jenis juga harganya. Dengan memelihara ikan, akan memberikan ketenangan,kesegaran bagi pemiliknya begitu juga orang melihatnya. Dalam memelihara ikan kita harus berhati-hati, karena jika perawatannya tidak sesuai maka ikan air tawar, jenis dan warna ikan air laut juga lebih beragam. Untuk memelihara ikan, hal pertama yang harus disiapkan yaitu akuarium. Akuarium harus ditata seindah mungkin dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, dengan begitu ikan-ikan akan merasa betah. Setelah akuarium diisi dengan air, selanjutnya ikan dimasukan ke akuarium tersebut. Dalam memilih ikan sebaiknya yang masih segar, dan kondisinya baik tanpa ada cacat ataupun goresan. Dalam memberi makan ikan harus teratur,jangan terlalu banyak karena akan membuat air keruh, oleh dan ikan akan mati. Memberi makanikan sebaiknya dilakukan tiga atau sampai empat kali sehari, pilihlah makanan ikan yang sesuai dan bergizi. Air untuk ikan air tawar makin lama makin keruh, oleh karena itu harus diganti minimal sekali dalam seminggu. Ketika mengganti air akuarium, ikan-ikan harus dipindahkan terlebih dahulu ke dalam ember yang berisi air bersih. Hati-hati dalam memilih jenis ikan, jangan sampai ikan yang besar disatukan dengan ikan kecil, bisa-bisa ikan besar tersebut memangsa ikan kecil. Akuarium juga dapat diletakan diruang tamu, hal ini dapat memberikan nilai tambahyaitu membuat asri suasana dan juga memberikan kesegaran bagi orang yang melihatnya. Kesegaran yang diberikan oleh pemandangan di akuarium dapat membuat orang yang stress menjadibugar,dan bersemangat kembali.tak heranlah banyak orang yang mempunyai hobi memelihara ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut. 2. Karangan Narasi Putri Natasha dan Putri Andine Suatu hari disebuah kerajaan besar lahirlah seorang putri cantik yang bernama Putri Natasha. Wajahnya sangat cantik dan lucu. Putri Natasha lahir dari pasangan Raja Anthum dan Ratu Aurora. Semua orang sangat bahagia saat kelahiran Putri yang telah ditunggu-tunggu itu. Tepat dihari kelahiran Putri Natasha, didepan pintu gerbang istana terdapat seorang bayi kecil yang tergeletak tak berdaya. Akhirnya karena pihak istana tak tega untuk menyingkirkannya, bayi tersebut kemudian diasuh oleh pihak istana dan diberi nama Putri Andine Dua tahun telah berlalu, Putri Natasha dan Putri Andine telah berubah menjadi putri-putri yang lucu, mereka telah menjadi seperti saudara kandung sendidri. Raja dan ratu pun senang melihatkeakraban mereka, meskipun mereka belum memberitahukan bahwa Putri Andine bukanlah anak kandung mereka.
  • 4. Saat menginjak usia 12 tahun, Putri Natasha terlihat lebih cantik daripada Putri Andine. Dan juga Putri Natasha lebih mirip Ratu Aurora. Putri Andine yang ketika itu menyadari bahwa Putri Natasha lebih cantik darinya dan lebih mirip kepada sang Ratu, mempunyai niat tak baik kepada Putri Natasha. Suatu hari Putri Andine yang telah beniat jahat kepada Putri Natasha mencoba membuat wajah Putri Natasha menjadi buruk rupa dengan menyiramkan air panaas kepada Putri Natasha. Namun sebelum sempat ia mencoba melakukannyaa, niat jahatnyaa telah diketahui oleh Ratu Aurora. Akhirnya sang Ratu menceritakan mengapa ia tak mirip dengan Ratu Aurora. Putri Andine akhirnyamenyadari dan kembali menjadi baik kepada Putri Natasha. Dan sekarang mereka menjadi putri-putri yang paling dikagumi dinegeri tersebut. 3. Karangan Argumentasi Adopsi Anak Indonesia Oleh Orang asing, Mengapa Tidak ? Sebuah survey dan studi perlu dilakukan untuk meneliti dampak sosial, budaya, dan psikologis dari praktek adopsiini sebelum orang-orang keburu menilai yang jelek-jeknya saja. Oleh karena itu, kalau kita memang ingin konsekuen menjadi bangsa yang berkepribadian yangmandiri, mungkin praktek-praktek seperti pinjaman dari luar negeri, penanaman modal asing, studi keluar negeri dan segala bentuk hubungan serta ‘produk’yang berbau luar negeri lebih baik dijauhkan. Hal ini tentu saja mustahil. kalau kita mau jujur tentang keberadan bangsa dan negara kita, kita ini sebenarnya masih jauh sekali dari impian mejadi negara yang mandiri, yang sejahtera dan mampu tampil sebagai negara yang menetukan di dalam percaturan dunia. Prosedur pengangkatan anak yang benar dan bertanggung jawab akan diulai dengan mendeteksi keberadaan calon orang tua angkat, untuk memperolehdata mengenai kemungkinan jaminan kehidupan dan tunjangan pendidikan yang layak bagi anak yang akan diadopsi itu. Keinginan dan kerinduan untuk memelihara dan menyayangi anak itu sendiri pun dapat pula dipakai sebagai pegangan bahwa anak itu tidak akan ditelantarkan, apa lagi jika kita lihat kegigihan calon orang tua memperjuangkan ‘anak’ mereka selama ini. dengan kata lain, hari depan yang lebih cerah diajanjikan disana, dibandingkan jika anak-anak itu tetap tinggal disini. tentunya ini tidak berlaku bagi keluarga-keluarga yang mapan. Tetapi bagaimana dengan keluarga yang tidak mampu, yang broken home, anak-anak diluar nikah, serta ribuan anak lain yang tidak mempunyai jaminan masa depan yang cerah dinegeri sendiri? salahkah jika ada pihak asing yang denan tulus bersedia mengasuh mereka? Adopsi anak Indonesia oleh orang asing seperti ini bukanlah pelarian tanggung jawab sosial di negara kita. Hal ini sebaiknya dipandang sebagai salah satualternatif pemecahan- pemecahan masalah-masalah besar yang kita hadapi, seperti peledakan jumlah penduduk,
  • 5. peningkatan kesejahteraan keluarga yang tidak mampu, serta perluasan kesempatanbagi sebagian anak untuk hidup lebih baik. Dari hal-hal yang yang diuraikan diatas, agaknya dapatlah ditarikkesimpulan bahwa sebaiknya kita kita tidak terburu-buru menilai adopsi anak Indonesia oleh orang asing itu merupakan tindakan yang memalukan seluruh bangsa,dan oleh karena itu harus dicegah. perlulahkita mengadakan berbagai penelitian dan pemikiran kembali, karena sebenarnya dalam hal itu masih banyak terdapat hal-hal positif, yang justru membantu kita menyelesaikan beberapa masalah yang mendesak. ini, kalau kita mau sedikit jujur pada diri kita sendiri. 4. Karangan Deskripsi. Kilometer Nol, Sebuah Lambang Sebuah tugu di ujung Utara pulau Weah Aceh, berdiri tegak setinggi delapan meter. Landasannya, beton berteratak mirip tangga bersusun lima. Dengan panjang dan lebar sekitar enam meter. Tentu itu terletak di sebuah semak belukar di bilangan Jaboi, kotamadya Sabang. Itulah kilometer nol Indonesia. Berada di tugu itu, terasa sesuatu merayap di kalbu, perasaan keindonesiaan. Lagu patriotik Dari Sabang sampai Marauke seakan-akan tergiang-ngiang di telinga. Kita sedang menginjak setapak tanah di ujung paling Barat Nusantara. Lambang Garuda begitu megah bertenger di puncak tugu. Di bawah kaki Sang Garuda, ada relief yang melukiskan untaian zamrud kepulauan di Indonesia. Memang, sempat timbul tanda tanya, apakah kilometer nol ini benar menjadi ukuran pasti dimulainya bentangan jalan raya dari ujung Barat Indonesia ke Timur. Akan tetapi, berada dititik itu, slogan Sabang- Marauke tiba-tiba menjadi sangat bermakna. Dari titik nol kilometer ini, jalan hanya selebar 3 meter. Itupun hanya permukaan sekitar 2 meter yang kelihatan, selebihnya tertutup semak belukar. Sulit dibayangkan, jika ada kendaraan 2 arah berada di jalur itu. Jarakkilometer nol ke kota Sabang 22,5 Km. Lalu, dari Sabang terbentang lagi jarak 28 mil laut atau hampir 52 Km dan tiga jam perjalanan feri ke ujung utara Sumatra. Jalan menuju kilometer nol hampir tak berbicara sebagai sebuah jalan raya. Kilometer nol pun seakan-akan tak berbicara sebagai tanda kilometer di tempat lain. Bahkan pualam bertuliskan”KM0” telah dicopot tangan-tangan jahil. Sedangkan tugu-tugu yang kesepian itu tak pernah dihiraukan sebagai tanda kilometer jalan raya. Akan tetapi, dalam keheningan belukar di Jaboi, di bawah bola-bola awan yang keperakan, di sela-sela deburan ombak, tugu itu tetap tegar sebagai sebuah lambang yang berbicara tentang kesatuan Indonesia.

Media eksposisi

  • 1. GEMAR BELAJAR BAHASA INDONESIA Budaya Berpendapat Di Forum Ekonomi dan Politik
  • 2. Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan struktur teks eksposisi Siswa dapat menjelaskan kaidah teks eksposisi Siswa dapat menginterpretasi makna teks eksposisi dengan bahasa yang santun
  • 3. APA ITU TEKS EKSPOSISI ? Teks Eksposisi adalah karangan atau tulisan yang menyajikan sejumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya adalah untuk memberi informasi bukan untuk mempengaruhi .
  • 4. Struktur teks eksposisi •Pernyataan pendapat ( tesis) •Argumentasi •Penegasan ulang pendapat
  • 5. Memelihara Ikan Ikan merupakan salah satu binatang yang biasa dipelihara oleh manusia. Ikan sangat beragam mulai dari warna, jenis dan juga harganya. Dengan memelihara ikan, akan memberikan ketenangan, kesegaran bagi pemiliknya begitu juga orang melihatnya. Dalam memelihara ikan kita harus berhati-hati, karena jika perawatannya tidak sesuai maka akan fatal akibatnya.
  • 6. Untuk memelihara ikan, hal pertama yang harus disiapkan yaitu akuarium. Akuarium harus ditata seindah mungkin dan sesuai dengan keadaan sebenarnya, dengan begitu ikan-ikan akan merasa betah. Setelah akuarium diisi dengan air, selanjutnya ikan dimasukan ke akuarium tersebut. Dalam memilih ikan sebaiknya yang masih segar, dan kondisinya baik tanpa ada cacat ataupun goresan.
  • 7. Dalam memberi makan ikan harus teratur,jangan terlalu banyak karena akan membuat air keruh, dan ikan akan mati. Memberi makanan sebaiknya dilakukan tiga atau sampai empat kali sehari, pilihlah makanan ikan yang sesuai dan bergizi. Air untuk ikan air tawar makin lama makin keruh, oleh karena itu harus diganti minimal sekali dalam seminggu. Ketika mengganti air akuarium, ikan-ikan harus dipindahkan terlebih dahulu ke dalam ember yang berisi air bersih.
  • 8. Hati-hati dalam memilih jenis ikan, jangan sampai ikan yang besar disatukan dengan ikan kecil, bisa-bisa ikan besar tersebut memangsa ikan kecil. Akuarium juga dapat diletakan diruang tamu, hal ini dapat memberikan nilai tambah yaitu membuat asri suasana dan juga memberikan kesegaran bagi orang yang melihatnya. Kesegaran yang diberikan oleh pemandangan di akuarium dapat membuat orang yang stress menjadibugar, dan bersemangat kembali. Tak heran jika banyak orang yang mempunyai hobi memelihara ikan, baik ikan air tawar maupun ikan air laut.

Teks Eksposisi

  • 1. Bijak Berpendapat tentang Masalah Ekonomi dan Politik (Teks Eksposisi) Tujuan Pembelajaran 1) 2) Memahami, membandingkan, menganalisis, dan mengevaluasi teks eksposisi baik melalui lisan maupun tulisan. Menginterpretasi, memperoduksi, menyunting, mengabtraksi, dan mengonversi teks eksposisi baik melalui lisan maupun tulisan.
  • 2. Pengertian Eksposisi Kata ekspsosisi (ekspoition) berasal dari bahasa Latin yang berarti memberitahukan, memaparkan, menguraikan, atau menjelaskan. Eksposisi nerupakan paparan yang berusaha memberi tahu atau menerangkan sesuatu. Eksposisi ditulis dalam paragraf dengan tujuan untuk memberitahukan, memaparkan, menguraikan, menerangkan sesuatu kepada pembaca. Eksposisi merupakan keterampilan berbahasa (retorika) yang sering digunakan untuk menyampaikan pendapat tentang uraian-uraian ilmiah. Kata eksposisi diambil dari bahasa Inggris eksposition yang berarti membuka atau memulai. Karangan ini bertujuan untuk memberi tahu, mengupas, menguraikan, atau menerangkan sesuatu. (Lamunidin Finoza, 2008 : 240). Eksposisi adalah menyingkapkan sesuatu yang disingkapkan (yang selama ini terlindung, tersembunyi, dan tertutup).
  • 3. CIRI-CIRI TEKS EKSPOSISI Penulis teks berusaha menjelaskan suatu pokok persoalan secara objektif, tidak ada unsur-unsur emosional dan subjektif. Penulis sama sekali tidak berusaha membangkitkan emosi pembaca. Penulis teks tidak bermaksud mempengaruhi pembaca atas pendapat ia tulis. Gaya penulisan bersifat informatif. Penulis menguraikan objek dengan jelas, sehingga pembaca memahami maksud dari teks eksposisi. Hal ini disebabkan penulis teks eksposisi ingin menambah pengetahuan pembaca dan memberi informasi yang menerangkan sejelasjelasnya tentang apa yang dipaparkan Teks memuat fakta yang terdapat di lapangan. Info eksposisi Eksposisi atau pemaparan adalah salah satu bentuk tulisan atau keterampilan berbahasa secara efektif yang berusaha untuk menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran. (Gorys Keraf dalam Eksposisi daan Deskripsi
  • 4. Langkah-langkah Menyusun Teks Eksposisi Menentukan topik Menentukan tujuan Membuat kerangka Mengumpulkan bahan Menulis karangan atau paparan
  • 5. STRUKTUR TEKS EKSPOSISI Pendapat (tesis/opini Teks Eksposisi Ekonomi Indonesia Akan melampaui Jerman Inggris Argumentasi Penegasan Ulang
  • 6. Pendapat/Tesis Sidang Tahunan Internastioan Monetery Fund (IMF) atau World Bank (WB) 2012 dilaksanakan di Tokyo. Sidang Tahunan Internastional tersebut diselenggarakan pada tanggal 9-14 Oktober 2012. Dalam sidang tersebut Indonesia menjadi bahan perbincangan. IMF membagi Newsletter resmi kepada seluruh peserta. Newsletter tersebut mengangkat satu topik khsus mengenai Indonesia. Media itu mengangkat hasil riset dari Mckinsey dan Standard Chastered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030.
  • 7. Argumentasi Tahun 2030 Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 90 juta orang yang berada di kelompok consuming class. Angka itu adalah angkat terbesar di dunia setelah Cina dan India. Dengan kekuatan itu, pada tahun 2030 Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor tujuh dunia dengan nilai pendapatan 1,8 triliun dolar AS. Nilai pendapatan nasional tersebut diperoleh dari sektor pertanian, konsumsi, dan energ, Saat ini Indonesia berada dapa laju transformasi pesat di bidang ekonomi. Tahun 2011 ekonomi Indonesia berada pada posisi ke-16 dunia dengan pendapatan domestik nasional sebesar 846 miliar dolar AS. Angka itu akan terus tumbuh hingga mencapai 1,6 triliun dolar AS mulai tahun 2017. Pada tahun 2030 hanya Amerika Serikat, Cina, India, Jepang, Brasil, dan Rusia yang berada di atas ekonomi Indonesia. Kekuatan terbesar ekonomi Indonesia tidak hanya berupa ekspor ekonomi Indonesia juga didukung oleh kekuatan konsumsi domestik dan jasa-jasa. Kekuatan ekonomi tersebut menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Mengetahui keadaan tersebut, beberapa investor asing mengharapkan semakin banyak pilihan investasi di Indonesia.
  • 8. Lanjutan Harapan para investor merupakan peluang dan tantangan bagi Indoensia. Upaya melakukan pencdalaman pasar keuangan (financial deepening) menjadi penting dalam memberikan ragam pilihan investasi bagi para investor. Di sisi lain, pembenahan di sektor rill dan infrastruktur perlu dilakukan secara serius guna mendukung ekonomi Indonesia menjadi besar di Asia Tenggara. Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5-6 persen. Apabila terus dipertahankan, kondisi tersebut dapat menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 96 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3.000 dolar AS. Apabila kita mampu mendorong pertumbuhan hingga 7%, jumlah tersebut akan bertambah lagi. Jumlah mesyarakat menengah akan mencapai 170 juta.
  • 9. PENEGASAN ULANG/PENUTUP Berbagai perkembangan dari sidang akbar IMF di Tokyo tersebut kembali mengingatkan kita tentang besarnya potensi Indonesia dan sempitnya momentum yang sedang kita lalui saat ini. Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik, prediksi para investor tersebut tidak menjadi kenyataan. Pilihan tersebut ada di tangan kita semua saat ini. Oleh karena itu, kita jangan melewatkan kesempatan emas tersebut demi kemajuan bangsa Indonesia tercinta.
  • 10. Catatan Bagian tesis/pendapat = Media itu mengangkat hasil riset dari Mckinsey dan Standard Chastered yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia akan melampaui Jerman dan Inggris pada tahun 2030 Bagian argumentasi/alasan = “Saat ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5-6 persen. Apabila terus dipertahankan, kondisi tersebut dapat menambah jumlah masyarakat kelas menengah hingga 96 juta orang dengan pendapatan per kapita lebih dari 3.000 dolar AS” Bagian penegasan/penutup = Apabila potensi itu tidak diwujudkan dalam aksi dan momentum yang baik, prediksi para investor tersebut tidak menjadi kenyataan.
  • 11. Jenis-Jenis Eksposisi (1) Eksposisi Definisi Contoh Definisi krisis ekonomi adalah istilah yang digunakan di bidang ekonomi dan mengacu pada perubahan drastis pada perekonomian. Perubahan ekonomi terjadi secara cepat mengarah pada turunnya nilai tukar uang dan harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi. Krisis ekonomi dapat melanda suatu negara apabila perubahan perekonimian sudah tidak dapat dibendung lagi. (2) Eksposisi Identifikasi adalah meteda yang berusaha menyebutkan ciri-ciri atau unsur-unsur pengenal suatu objek dengan harapan pembaca/pendengar dapat lebih mengenal objek. Metode untuk menjawab “Apa itu”, “Siapa itu” Contoh Krisis ekonomi global adalah salah satu dilema sedang dihadapi Indonesia sejak dahulu hingga sekarang. Krisis ekonomi global merupakan dinamika kehidupan ekonomi yang tidak tetap perubahannya. Sistem ekonomi dunia kadang-kadang naik, kadangkadang merosot drastis. Keadaan tersebut menyebabkan gejolak besar bagi kehidupan ekonomi dunia, termasuk Indonesia. Ciri krisis ekonomi global Indonesia, yaitu semakin mahalnya harga bahan pokok. Sektor-sektor usaha yang menyediakan kebutuhan pokok semakin tertekan. Petani yang menyediakan sayuran semakin dalam mencari pupuk murah. Padi menjadi kurang subur dan pasokan yang terbatas membuat harga melonjak.
  • 12. (3) Eksposisi Perbandingan atau Pertentangan Metode ini digunakan untuk menunjukkan kesamaan dan perbedaan antara dua objek/lebih dengan mempergunakan dasar-dasar tertentu, yaitu menempatkan sesuatu yang belum diketahui dalam kerangka suatu hal yang sudah dikenal pembaca Contoh Pemerintah memberi gambaran perbandingan harga BBM di sejumlah negara ASEAN. Pemerintah membandingkan jenis BBM yang paling banyak digunakan. Jenis BBM tersebut dibagi berdasarkan nilai Research Octane Number (RON). Oktan adalah angka yang menunjukan besaran tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Semakin tinggi nilai oktan, maka semakin bagus pembakarannya dan semakin rendah tingkat polusi. Berikut ini nilai RON sejumlah BBM yang dijual di Indonesia. Premiun memiliki nilai RON 88. Pertamax memiliki nilai RON 92. Sementara itu, Pertamax Plus memiliki nilai Ron 95. Jenis BBM yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah Premium. Premium memiliki nilai RON yang paling rendah yaitu 88. Jenis BBM yang dipakai di Malaysia adalah RON 95 atau setara dengan Pertama Plus di Indonesia.
  • 13. Mayoritas masayarakat Malaysia memakai BBM dengan oktan 95. Mereka membeli BBM tersebut seharga Pertamax Plus di Indonesia, yaitu RM1,90. Harga tersebut lebih murah daripada Pertamax Plus di Indonesia. Harga BBM dengan oktan 95 di Malaysia lebih murah karena pemerintahnya memberikan subsidi bagi pengguna BBM tersebut. Sementara itu, pengguna BBM Pertamax Plus di Indonesia tidak diberikan subsidi. Di Indonesia Pertamax Plus dipasarkan dengan harga Rp. 9.850 per liter Jika dibandingan antara Pertamax di Indonesia dan Malaysia, harga Pertamax di Indonesia jauh lebih mahal dibanding Malaysia. Akan tetapi, masalah yang paling masif di Indonesia, termasuk kalangan menengah ke atas, bukan Pertamax, melainkan Premium yang memiliki nilai RON 88. Ditambah lagi harga minyak RON 88 melambung di pasar dunia. Pemerintah juga harus mengeluarkan subsidi agar harga bisa ditekan menjadi Rp. 4.500. Subsidi untuk Premium tersebut jumlahnya sangat besar.
  • 14. (5) Eksposisi Ilustrasi Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran atau penjelasan yang khusus dan konkret terhadap suatu prinsip yang bersifat umum. Penulis akan menjelaskan suatu hal secara jelas. Dengan demikian, pembaca tidak akan bingung dalam memahami hal yang disampaikan. Sebuah gagasan memerlukan ilustrasi atau contoh konkret. Dalam eksposisi, contoh-contoh, tidak berfungsi untuk membuktikan suatu pendapat, tetapi dipakai untuk menjelaskan dan menegaskan ide, gagasan, dan maksud penulis. Eksposisi ilustrasi merupakan metode yang sering digunakan karena tidak menampilkan hal-hal umum secara abstrak atau kabur, akan tetapi eksposisi ilustrasi menunjukkan contoh-contoh yang nyata dan konkret. Menurut Gorys Keraf jenis eksposisi ilustrasi dapat disajikan secara deskriptif dan naratif.
  • 15. Contoh Eksposisi yang Disajikan secara Deskriptif Pascaproklamasi kemerdekaan, keadaan ekonomi Indonesia terpuruk. Saat itu, Indonesia mengalami inflasi yang cukup tinggi. Saat itu pula, pemerintah tidak sanggup mengontrol mata uang asing yang beredar di Indoensia, terutama uang Jepang dan Belanda. Keadaan kas negara dan bea cukai saat itu nihil. Keadaan tersebut menyebabkan pemerintah Indonesia menetapkan tiga mata uang sekaligus, yaitu mata uang de javache Bank, mata uang Hindia Belanda dan mata uang pemerintah Jepang. Pemerintah Indonesia mengambil tindakan lain, yaitu manasionalisasi de javache Bank, KLM, KPM, dan perkebunan-perkebunan asing milik swasta. Pemerintah juga mencari pinjaman dari luar negeri seperti Amerika Serikat. Akan tetapi, semua tindakan pemerintah tidak memberi hasil yang berarti, karena adanya blokade ekonomi oleh pemerintah Belanda. Saat itu, Belanda menutup akses ekspor dan impor yang mengakibatkan negara rugi sebesar Rp200.000,00 Peristiwa lain, yang mengakibatkan Indonesia mengalami defisit keuangan negara adalah perang yang dilancarkan sekutu dan NICA. Usaha-usaha lain yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah ekonomi adalah menyelenggarakan konferensi ekonomi pada bulan Februari 1946. Agenda utamnya usaha meningkatkan produksi pangan dan cara pendistribusiannya, selain itu juga dibahas masalah sandang serta status dan administrasi perkebunan milik swasta asing.
  • 16. Eksposisi yang Disajikan secara Naratif Beberapa pekan yang lalu sebuah reuni “sekolah dasar” beberapa teman lama berkumpul di sebuah cape di Jakarta. Kami sangat surpise, karena kami masih bisa berkumpul setelah lebih dari 25 tahun tidak pernah bertemu. Acara reuni berlangsung hangat dan penuh canda, meskipun wajah dan penampilan kami sudah tidak semungil dan selucu dahulu. Di tengah gurauan dan canda, terselip pembicaraan serius seorang rekan mengenai kegelisahannya terhadap dampak krisis ekonomi yang tidak menentu. Usaha teman kami mengalami penurunan. Bahkan, terancam bangkrut dalam waktu dekat. Dia mengalami kebingungan atas kondisi ekonomi Indonesia. Saya memberikan pendapat bahwa masalah krisis itu tidak saja berdampak pada dirinya. Akan tetapi, dampak krisis menyita banyak perhatian banyak praktisi usaha.
  • 17. (5) Eksposisi Klasifikasi Metode digunakan untuk menampilkan pengelompokanpengelompokkan sesuai pengalaman manusia. Barang, hal, atau gagasan yang dikenal melalui pengalaman dapat tersusun secara sistematis. Metode ini untuk menempatkan hal atau benda dalam satu kelompok sehingga dapat diketahui hubungan antarhal atau antarbenda dalam kelompok tersebut. Contoh Menurut Asia Development Bank (ADB), kelas menengah memiliki rentang pengeluaran per kapita per hari sebesar $2-20. Rentang inilah yang kini sering dipakai untuk mengukur jumlah kelas menengah di Indonesia. Rentang pengeluaran per kapita tersebut dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu masyarakat kelas menengah bawah (lower middle class) dengan pengeluaran per kapita per hari sebesar %2-4; kelas menengah tengah (middle-middle class) sebesar $4-10; dan ke;as menengah atas (upper-middle class) $10-20 (PPP tahun 2005). Dengan rentang pengeluaran $2-20, dapat didapatkan jumlah kelas menengah Indonesia sebanyak 134 juta (2010) atau sekitar 200 juta orang.
  • 18. (6) Eksposisi Analisis Analsisis adalah suatu cara membagi-bagi suatu subjek ke dalam komponen-komponennya. Cara menganalisis teks eksposisi sebagai berikut: 6.1 Analisis Bagian, metode ini mempersoalkan hubungan antar satu bagian umum dan khusus, suatu hubungan antara sebuah topik dengan beberapa topik lainnya. Akan tetapi hubungan tersebut tidak merupakan satu kesatuan. Dalam metode analisis, hubungan antar hal yang umum dan khusus merupakan hubungan bersifat struktural. Struktur merupakan perangkat hubungan antara bagianbagian yang teratur dan membentuk satu kesatuan yang lebih besar. Pengertian lain adalah keseluruhan dari hubungan dan bagian-bagiannya atau antarbagian yang satu dengan yang lain, Tubuh manusia merupakan struktur sebab setiap bagian saling memerlukan.
  • 19. Contoh Analisis Bagian Partai Indonesia Merdeka berjenjang sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. mempunyai struktur organisasi Dewan Pimpinan Pusat Dewan Pimpinan Daerah Provinsi Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Pimpinan Tingkat Kecamatan Pimpinan Tingkat Kelurahan/Desa Setiap dewan pimpinan atau pimpinan tingkat kecamatan dan kelurahan memiliki pembantu dalam menjalankan organisasi seperti sekretaris, dan beberapa seksi yang membantu masalah tertentu.
  • 20. Analisis Fungsional Metode merupakan kelengkapan dari analisis bagian. Analsis bagian hanya memecah suatu objek menjadi beberapa bagian yang masih membentuk satu kesatuan. Sementara itu, analisis fungsional melanjutkan pemecahan analisis bagian tersebut, yaitu menjelaskan fungsi setiap bagian yang telah dipecah dalam analisis bagian. Contoh (1) Dewan Pimpinan Pusat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dipimpin oleh satu ketua umum. DPP memiliki tugas dan bertanggung jawab atas eksistensi, program, dan kinerja partai ke dalam dan keluar partai dari tingkat kelurahan sampai tingkat pusat.
  • 21. Analisis Proses Metode ini untuk menjawab pertanyaan “Bagaimana sesuatu bekerja?” dan “Bagaimana sesuatu terjadi?” Contoh Proses membuka diri dan langkah menuju medernisasi harus dilakukan wirausaha dengan manajemen yang tepat. Proses membuka diri harus disertai aktivitas wirausaha secara berkesimbungan. Setiap wirausaha harus belajar tentang kemajuan penerapan teknologi dan komunikasi serta teknologi industri dan jasa. Pendidikan sangat penting bagi keberhasilan wirausaha. Kegagalan pertama dari seorang wirausaha adalah ia lebih mengandalkan pengalanan daripada pendidikan. Kegagalan kedua adalah jika seorang wirausaha hanya bermodalkan pendidikanm tetapi miskin pengalaman lapangan. Perpaduan antara pendidikan dan pengalaman adalah faktor yang menentukan keberhasilan wirausaha. Proses pembentukan wirausaha harus disertai dengan keahliankeahlian sebagai berikut:
  • 22. Memiliki gambaran Ambisi untuk mencapai sesutu Keberanian Memiliki kompetensi fungsional Prioritas dan pengorbanan Mampu memberikan motivasi Pengambil keputusan Adaptasi Inisiatif Memiliki gaya manajemen top-down
  • 23. Analisis Kausal Eksposisi analisis kausal merupakan paparan yang mempersoalkan hubungan kausal atau sebab-akibat Hubungan yang melibatkan suatu objek atau lebih dianggap sebab timbulnya atau terjadinya hal yang lain. Contoh Banyak masyarakat miskin hidup kekurangan. Harga kebutuhan pokok yang terus meroket membuat mereka semakin terhimpit. Di antara masyarakat miskin tersebut ada yang tidak dapat bertahan dengan kondisi ekonomi yang mereka hadapi. Kondisi yang mereka alami tersebut memunculkan pemikiran yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya. Hampir setiap hari terjadi peristiwa pencurian dan perampokan di beberapa daerah yang dilakukan masyarakat miskin. Kejadian tersebut turut andil dalam peningkatan kriminalitas di Indonesia.
  • 24. JENIS EKSPOSISI YANG LAIN (sumber buku Grafindo, hal 29) (1) Teks Eksposisi Analitik Teks eksposisi analitik merupakan teks yang bertujuan untuk mengungkapkan suatu hal yang penting dan mengajak pembaca mendalami suatu permasalahan tertentu. Teks ini terdiri atas beberapa struktur, yaitu a) mengungkapkan tesis atau pernyataan pendapat b) mengungkapkan argumen-argumen c) mengungkapkan kesimpulan (reiterasi) atau penegasan ulang Ciri-ciri fitur bahasa dalam teks analitik adalah a) Penggunaan modalitas/keterangan (memang, dapat, barangkali, tidak, mungkin b) Menggunakan kata kerja aksi (menerima, menolak, mengubah, mengambil). c) menggunakan kata kerja yang berhubungan dengan pikiran, misalnya merasa, berpikir, dan lain-lain. d) menggunakan kata nomina umum dan abstrak
  • 25. Teks Ekposisi Hortatorik Teks yang bertujuan untuk memaparkan dan mempengaruhi pembaca bahwa suatu permasalahan seharusnya diselesaikan dengan cara demikian atau tidak demikian atau sesuatu harus atau tidak harus dilakukan Teks ini terdiri atas beberapa struktur, yaitu tesis (pernyataan pendapat), mengungkapkan argumenargumen, dan mengungkapkan rekomendasi/anjuran Contoh, MENGAPA KITA HARUS MERAYAKAN HARI IBU Ibu adalah segalanya bagi kita, ketika kita masih bayi, kehidupan kita bergantung kepadanya. Saat kita memerlukan bantuan, kita menangis memanggil ibu. Ibu juga melindungi kita dari bahaya, tentu juga, ibu pasti merawat kita. Kita harus menghormati Ibu, karena beberapa alasan. (1) Argumentasi 1 Kita harus berterma kasih atas semua yang dilakukannya. Ibu adalah penjaga kita siang dan malam. Ia selalu mendoakan kita, ibu juga menyiapkan semua keperluan kita. (2) Argumentasi 2 Kita perlu meminta maaf atas segala khilaf dan salah baik sengaja maupun tak sengaja. (3) Kita harus mensyukuri karena memiliki ibu. Banyak orang yang kehilangan ibunya. Hari ibu adalah waktu yang tepat untuk memberikan apresiasi/hadiah kepada ibu.
  • 26. Latihan-Latihan

Contoh Teks Eksposisi

Definisi eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan, dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian tentang suatu hal.
Eksposisi disajikan dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Tulisan eksposisi yang mudah ditemukan sehari-hari adalah seperti berita di koran atau manual petunjuk penggunaan suatu produk.
Teks eskposisi merupakan karangan yang menyajikan sejumlah pengetahuan atau informasi. Karena itu, karangan teks eksposisi mudah diketahui dari ciri-cirinya seperti berusaha menjelaskan tentang sesuatu dengan gaya penulisan yang informatif, menggunakan fakta sebagai alat kontribusi dan konkritasinya.
Selain itu, teks eksposisi juga umumnya menjawab tentang askadimega. Penulisan paragraf eksposisi dilakukan untuk memaparkan atau menjelaskan tentang suatu hal agar pengetahuan pembaca bertambah.
Untuk mengenal lebih jauh tentang teks eskposisi, kita bisa melihat strukturnya. Nah, struktur teks eksposisi terdiri atas tesis (pembukaan), argumentasi (isi) dan penegasan ulang.
###
Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menemukan berbagai jenis teks eksposisi seperti:
  • Eksposisi definisi
  • Eksposisi proses
  • Eksposisi klasifikasi
  • Eksposisi ilustrasi
  • Eksposisi perbandingan
  • Eksposisi laporan

Contoh Teks Eksposisi

Untuk mengetahui lebih dalam tentang teks eksposisi, berikut ini kami sajikan contoh teks eksposisi. Silahkan dipelajari.
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Anomali
Di tengah kondisi dunia yang sedang krisis, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat hasil positif. Pertumbuhan ekonomi triwulan kedua tahun ini mencapai 6,4 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Konsentrasi pertumbuhan tetap terpusat di Pulau Jawa dengan angka 57,5 persen.
Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I-2012 lebih baik dibandingkan dengan semester I-2011 yang tumbuh sebesar 6,3 persen.
Namun menurut pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice, Salamuddin Daeng, pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong anomali. Alasannya karena pertumbuhan ekonomi tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ada empat faktor, kata Daeng, yang membuat pertumbuhan ekonomi anomali. Pertama, ekonomi Indonesia digerakkan oleh utang luar negeri yang angkanya terus naik. ”Utang Indonesia terakumulasi mencapai Rp 2.870 triliun. Utang luar negeri bertambah setiap tahun. Utang selanjutnya menjadi sumber pendapatan utama pemerintah dan menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi,” paparnya.
Kedua, pertumbuhan ekonomi didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat yang bersumber dari naiknya harga sandang dan pangan, serta ditopang dari pertumbuhan kredit khususnya kredit konsumsi.
Faktor ketiga, pertumbuhan ekonomi didorong ekspor bahan mentah, seperti bahan tambang, migas, hasil perkebunan dan hutan, sehingga tidak banyak menciptakan nilai tambah dan lapangan pekerjaan. Terakhir, pertumbuhan ekonomi didorong oleh investasi luar negeri yang membuat sumber daya alam kian dikuasai asing.
Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, A Tony Prasetiantono menyatakan, sektor domestik mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. ”Transmisi krisis global melalui penurunan ekspor dan defisit neraca perdagangan baru akan terasa pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini. Lagi pula, kontribusi ekspor terhadap PDB tidak besar,” kata Tony.
Hal senada disampaikan ekonom Mirza Adityaswara. Sejumlah sektor ekonomi dalam negeri tumbuh karena didorong oleh suku bunga rendah yang tampak dari tumbuhnya kredit 26-28 persen (tahunan) sekaligus didorong oleh harga bahan bakar minyak (BBM) yang rendah karena masih disubsidi.
”Maka dari itu, pertumbuhan tinggi dialami sektor yang berorientasi dalam negeri, seperti perdagangan, manufaktur, otomotif, transportasi, komunikasi, dan konstruksi,” kata Mirza. Dia menambahkan, akibat pertumbuhan tinggi sektor yang berorientasi dalam negeri, kecenderungan defisit neraca perdagangan akan semakin besar.
Menurut Tony, belanja pemerintah yang lebih cepat dan besar juga cukup membantu pertumbuhan. Seiring hal itu, inflasi yang terkendali di bawah 5 persen cukup membantu, meski hal tersebut ada efeknya, yaitu subsidi energi terus membengkak yang sebenarnya cenderung tidak sehat.
Nah, dari contoh teks eksposisi di atas, kita bisa melihat adanya unsur struktur eksposisi, argumentasi dan penegasan ulang pendapat yang hendak diajukan.
1. Pernyataan pendapat (tesis)
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencatat hasil positif
  • Pertumbuhan ekonomi Indonesia tergolong anomali. Alasannya karena pertumbuhan ekonomi tidak diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat.
2. Argumentasi
  • Paragraf 4, 5, dan 6
3. Penegasan Ulang Pendapat
  • Paragraf 7, 8, 9, dan 10
###
Jadi kita bisa menyimpulkan sebuah teks dikatakan sebagai teks eksposisi apabila memenuhi syarat di bawah ini:
  1. Bersifat Informatif
  2. Bersifat Objektif
  3. Berdasarkan Fakta-Fakta
  4. Selalu menggunakan kara pronomina (Kita atau Saya)
  5. Selalu menggunakan konjungsi pada kenyataannya, kemudian atau lebih lanjut (kata hubung)
  6. Menggunakan kata ganti/ Pronomina
  7. Ada Kalimat Langsung
  8. Memakai Istilah
  9. Memakai Bahasa yang Baku
Semoga bermanfaat!

Contoh Teks Eksposisi Tentang Politik

Sebagaimana telah kami jelaskan sebelumnya, teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang bertujuan memberikan informasi tentang sesuatu sehingga bisa memperluas pengetahuan pembaca. Karena sifatnya yang berisi informasi dan pengetahuan maka karangan atau teks eksposisi selalu bersifat ilmiah (nonfiksi).
Dalam sebuah teks eksposisi selalu ada 3 unsur, yaitu adanya tesis (pendapat awal), argumen, dan penegasan ulang pendapat. Teks eksposisi bisa dijumpai pada semua bidang kehidupan, baik ekonomi, politik, kebudayaan, pemerintahan, luar negeri dan sebagainya.
Contoh teks eksposisi tentang politik saat ini banyak dibutuhkan anak-anak sekolah. Ini adalah salah satu tugas mereka di mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berikut kami sajikan contoh teks eksposisi tentang politik:
Hindari Caleg Pelaku Korupsi
Partai politik yang akan mengikuti pemilihan umum tahun 2014, harus mempunyai standar pencalonan anggota legislatif yang tegas dan ketat. Kriteria calon anggota legislatif (caleg) mesti jelas dan bisa menjadi instrumen yang bisa mencegah calon-calon bermasalah masuk.
Calon yang pernah tersangkut masalah korupsi atau pelanggar HAM, misalnya, tidak boleh masuk daftar. Hal itu penting untuk memastikan wakil rakyat itu benar-benar bukan orang bermasalah, tetapi figur-figur yang punya integritas.
Tentu saja masing-masing parpol harus punya mekanisme fit and proper test-nya sendiri. Soal kriteria tidak harus sama bagi semua parpol. Namun paling tidak, ada hal-hal prinsip yang mesti dipakai semua parpol dalam menjaring calegnya.
Ini penting mengingat survei telah membuktikan bahwa parlemen, baik di pusat maupun di daerah, adalah lembaga terkorup, demikian ujar Wakil Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Jojo Rohi, terkait dengan kriteria dalam memilih calon legislatif oleh setiap partai politik yang akan bersaing dalam pemilu tahun 2014.
Standardisasi caleg sangat diperlukan karena partai mesti membuat kriteria yang jelas dan tegas tentang siapa saja orang yang layak diusung menjadi caleg partainya. Hal-hal prinsip yang harus dimuat dalam kriteria caleg salah satunya adalah antikorupsi. Konsekuensinya, caleg yang punya track record pernah terlilit kasus korupsi tidak boleh diusung sebagai caleg. Selain antikorupsi, yang harus dipertimbangkan adalah sikap moral dari bakal caleg. Bila yang bersangkutan terbukti pernah punya selingkuhan atau berpoligami, semestinya tidak dapat diusung sebagai caleg.
Sementara itu, pelanggar HAM, merupakan satu bagian dari agenda reformasi yang hingga kini belum tuntas. Pelanggar HAM dalam bentuk apa pun tak dapat dicalonkan sebagai caleg karena fungsi wakil rakyat salah satunya adalah melakukan advokasi terhadap pelanggaran- pelanggaran HAM melalui legislasi. Ironis bila pelanggar HAM mengadvokasi pelanggaran HAM.
Demikianlah contoh teks eksposisi tentang politik. Jika Anda masih butuh contoh lain dari teks eksposisi politik, silahkan baca di bawah ini. Semoga bermanfaat ya…
Jangan Pilih Anggota DPR yang Malas dan Suka Bolos
Pemilu untuk memilih anggota dewan (legislatif) akan digelar pada 9 April 2014. Terkait dengan pemilu legislatif, seluruh elemen masyarakat diminta untuk berfikir bijak dan cerdas dalam memilih anggota dewan nanti. Masyarakat jangan lagi memilih anggota dewan pemalas yang maju kembali sebagai calon legislatif di Pemilu 2014. Hal ini penting sebagai hukuman buruknya kinerja anggota DPR periode 2009-2014.
Selasa pagi (18/2/2014) DPR RI menggelar Sidang Paripurna dengan agenda pengesahan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2014. Di antara 560 anggota dewan, tercatat hanya 278 anggota yang mengisi daftar hadir sampai Sidang Paripurna dibuka pada pukul 10.45 WIB. Sedangkan 282 anggota lainnya belum mengisi daftar hadir.
Tapi anehnya, meskipun anggota dewan yang hadir tidak kuorum, Sidang Paripurna tetap digelar. Padahal, batas kuorum kehadiran dalam Sidang Paripurna adalah setengah dari jumlah anggota ditambah satu orang atau 281.
Banyaknya kursi-kursi kosong dalam rapat paripurna DPR adalah pandangan yang lazim terjadi. Namun, rapat paripurna DPR kali ini bisa jadi yang terparah selama masa kerja DPR 2014-2019. Pasalnya, tingkat kehadiran anggota DPR merosot tajam, bahkan tak mampu mencukupi kuorum sebagai syarat dimulainya rapat.
Kurang disiplinnya anggota dewan dalam mengikuti rapat paripurna juga dikeluhkan oleh pimpinan DPR. Terlebih jelang Pemilu 2014, sebagian besar anggota dewan justru jarang hadir di DPR. Mereka lebih asyik di daerah pemilihannya masing-masing untuk mengamankan suaranya dalam pemilu 9 April nanti.
Segala cara sudah dilakukan pimpinan DPR untuk menertibkan anggota dewan yang tidak disiplin menjalankan tugasnya sebagai legislator. Salah satunya adalah dengan menggunakan finger print scanner. Namun ternyata, alat ini juga tidak efektif untuk mencegah kemalasan anggota dewan untuk menghadiri rapat paripurna.
Malasnya anggota dewan ikut rapat paripurna ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Hampir di setiap rapat atau acara yang menyangkut nasib rakyat tidak pernah 100 persen dihadiri anggota dewan. Dengan berbagai alasan para anggota dewan ini menghindar untuk ikut dalam berbagai rapat di DPR.
Makin malasnya anggota dewan mengikuti rapat-rapat di DPR bukan lagi sebagai penyakit laten lima tahunan menjelang Pemilu, tapi sudah menjadi kelakuan. Sudah berkali-kali dikritik, mereka malah makin rajin membolos. Anggota dewan yang sering membolos rapat-rapat komisi dan paripurna itu sudah tidak memiliki rasa tanggung jawab. Secara politik mereka juga tidak memiliki rasa malu.
Pemilu untuk memilih anggota dewan (legislatif) akan digelar pada 9 April 2014. Terkait dengan pemilu legislatif, seluruh elemen masyarakat diminta untuk berfikir bijak dan cerdas dalam memilih anggota dewan nanti. Masyarakat jangan lagi memilih anggota dewan pemalas yang maju kembali sebagai calon legislatif di Pemilu 2014. Hal ini penting sebagai hukuman buruknya kinerja anggota DPR periode 2009-2014.

Contoh Teks Eksposisi Ekonomi

Contoh Teks Eksposisi Ekonomi

Peran dan Manfaat WTO
Globalisasi memberikan dampak berupa perubahan pada pasar internasional, salah satunya adalah liberalisasi perdagangan, yang dipandang sebagai suatu upaya untuk meningkatkan daya saing ekonomi.
Indonesia yang menganut perekonomian terbuka sangat sulit untuk mengelak dari dinamika ekonomi internasional yang semakin mengglobal ini. Konsekuensinya, pasar domestik Indonesia tidak terlepas dari gejolak pasar dunia yang semakin liberal, karena kebijakan unilateral dan ratifikasi kerjasama perdagangan internasional (regional dan global) yang harus dilakukan Indonesia.
World Trade Organization (WTO) atau Organisasi Perdagangan Dunia merupakan satu-satunya badan internasional yang secara khusus mengatur masalah perdagangan antar negara. Sistem perdagangan multilateral WTO diatur melalui suatu persetujuan yang berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional sebagai hasil perundingan yang telah ditandatangani oleh negara-negara anggota.
Jika Anda masih butuh teks eksposisi di bidang ekonomi, simak contohnya di bawah ini:
Dampak Negatif Aksi Mogok Buruh
Aksi mogok nasional buruh tidak hanya membuat perusahaan mengalami kerugian, tetapi juga membuat para investor asing merasa tidak nyaman. Bahkan beberapa investor sempat menyatakan akan hengkang dari Indonesia. Dalam wacana dan dalam pembicaraan, ada investor yang komplain dan berniat untuk keluar dari Indonesia.
Aksi mogok nasional buruh tidak hanya membuat perusahaan mengalami kerugian, tetapi juga membuat para investor asing merasa tidak nyaman. Bahkan beberapa investor sempat menyatakan akan hengkang dari Indonesia. Dalam wacana dan dalam pembicaraan, ada investor yang komplain dan berniat untuk keluar dari Indonesia
Aksi mogok nasional buruh ini banyak merugikan berbagai pihak. Baik buruh sendiri, pengusaha, investor, pemerintah dan masyarakat, karena situasi yang tidak nyaman. Bagi buruh, aksi yang mereka lakukan telah membuat sejumlah perusahaan tidak beroperasi. Sedangkan bagi pemerintah kerugian yang dialami adalah masalah stabilitas, sehingga bisa membuat para investor merasa trauma.

Pengertian dan Contoh paragraf Deduksi

Pengertian dan Contoh paragraf Deduksi – Paragraf deduksi adalah paragraf yang kalimat utamanya dimunculkan pada awal paragraf. 

Contoh Paragraf deduksi :

“Hellen Keller adalah seorang wanita Amerika yang sangat terkenal. Ia dikagumi karena keberanian dan kebijaksanaannya. Ia tidak dapat melihat dan mendengar. Miss Hellen terkenal diseluruh dunia karena pengorbanannya yang sangat besar untuk memajukan kedudukan orang-orang yang buta, tuli dan bisu”.

Note : kalimat yang bergaris miring adalah kalimat utama dari paragraf deduksi

Pengertian dan contoh paragraf induksi

Pengertian dan contoh paragraf induksi – Paragraf Induksi adalah paragraf yang kalimat utamanya ditempatkan pada bagian akhir paragraf. 

Contoh Paragraf Induksi :


“jumlah kelahiran bayi manusia setiap tahun di berbagai belahan Bumi semakin bertambah, termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia dengan berbagai cara berupaya agar tingkat kepadatan penduduk dapat ditekan serendah mungkin, sebab tanpa diusahakan untuk ditekan, pertumbuhan penduduk di Indonesia semakin bertambah. Pertambahan penduduk ini berdampak luas, baik pada sektor ekonomi, sektor pendidikan, maupun sektor lainnya. Kebutuhan akan berbagai sektor kehidupan meningkat, sehingga upaya meningkatkan penghasilan pun harus semakin giat dilakukan. Oleh sebab itu, bangsa Indonesia harus semakin sadar akan pentingnya hidup bahagia dengan jumlah keluarga yang sedikit”

Note : kalimat yang bergaris miring adalah kalimat utama dari paragraf induksi.

Pengertian dan contoh paragraf campuran (deduksi-induksi)

Pengertian dan contoh paragraf campuran (deduksi-induksi) – Paragraf campuran deduksi dan induksi adalah paragraf yang kalimat utamanya diletakkan di awal dan di akhir paragraf. 

Contoh paragraf campuran :

“kemarau panjang bagi sebagian warga desa Girimukti, kecamatan Ciemas, kabupaten Sukabumi kerap menjadi bencana besar. Bahaya kekurangan pangan mengintai sebagian besar warga. Ancaman yang menakutkan itu datang pada tahun ini. Setelah hujan tidak turun selama enam bulan terakhir, lahan milik warga tidak bisa ditanami, sementara persediaan pangan semakin menipis sampai batas yang paling kritis. Simpanan padi akhirnya terkuras. Namun karena suara “musik” di perut terus berbunyi, terpaksa jagung, ubi kayu dan tanaman umbi-umbian lainnya dijadikan pengganjal perut. Ternyata, kondisi alam dapat menjadi bahaya bagi kehidupan manusia”.

Jumat, 07 Maret 2014

CARA MERINGKAS BUKU NON FIKSI/NOVEL

CARA MERINGKAS BUKU
Ada beberapa teknik membaca efektif, diantaranya adalah metode mapping, tabel KWL, dan SQ3R.
Metode Mapping atau Mind Mapping.
Metode ini efektif untuk memperoleh gambaran umum (figuring out) tentang suatu tipik besar. katakanlah satu buku misalnya. Caranya adalah dengan menuliskan ide utama dalam satu lingkaran, kemudian sub ide utama lainya dalam lingkaran berikutnya dan seterusnya.
Metode KWL
Metode ini terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:
a.K – awali dari apa yang kita tahu (KNOW)
b.W – lanjutkan dengan apa (WHAT) yang ingin kita tahu; dan
c.L – diakhiri dengan menuliskan atau mempertajam kembali apa yang telah kita tahu (What we have LEARNED).
Metode SQ3R
Metode ini terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:
1. Survey
Dengan melakukan peninjauan dapat dikumpulkan informasi yang diperlukan untuk memfokuskan perhatian saat membaca. Peninjauan untuk satu bab memerlukan waktu 5-10 menit. Apa yang ditinjau?
Baca Judul
Hal ini dapat membantu untuk memfokuskan pada topik bab
Baca Pendahuluan
Memberikan orientasi dari pengarang mengenai hal-hal penting dalam bab
Baca kepala judul/subbab
Memberikan gambaran mengenai kerangka pemikiran
Perhatikan grafik, diagram
Adanya grafik, diagram dan gambar ditujukan untuk memberikan informasi penting sebagai tambahan atas teks
Perhatikan alat Bantu baca
Termasuk huruf miring, definisi, pertanyaan di akhir bab yang ditujukan untuk membantu pemahaman dan mengingat.
2. Question
Setelah kerangka pemikiran suatu bab diperoleh, mulai perhatikan kepala judul/subbab yang biasanya dicetak tebal. Perhatikan kepala judul ini satu per satu dan ubah kepala judul ini jadi beberapa pertanyaan.
3. Read
Dengan membaca, kita mulai mengisi informasi ke dalam kerangka pemikiran bab yang kita buat pada proses Survey. Bacalah suatu subbab dengan tuntas jangan pindah ke subbab lain sebelum kita menyelesaikannya. Pada saat membaca, kita mulai mencari jawaban pertanyaan yang kita buat pada Question. Tuliskan jawaban yang kita peroleh dengan dengan kata-kata sendiri di kertas yang pada 2/3 kolom yang disiapkan.
4. Recite
Pada umumnya kita cepat sekali lupa dengan bahan yang telah dibaca. Dengan  melakukan proses Recite ini kita bisa melatih pikiran untuk berkonsentrasi dan mengingat bahan yang dibaca. Proses ini dilakukan setelah kita menyelesaikan suatu subbab. Cara melakukan Recite adalah dengan melihat pertanyaan-pertanyaan yang kita buat sebelum membaca subbab tersebut dan cobalah jawab pada selembar kertas tanpa melihat buku.
5. Review
Review membantu kita untuk meyempurnakan kerangka pemikiran dalam suatu bab dan membangun daya ingat kita untuk bahan pada bab tersebut. Proses ini dapat dilakukan dengan membaca ulang seluruh subbab, melengkapi catatan atau berdiskusi dengan teman. Cara Review yang terbukti efektif adalah dengan menjelaskan kepada orang lain.
Tujuh Kiat Membaca Buku dengan Efektif
1.Ketika anda mulai membaca buku baru, bacalah terlebih dahulu isi luar buku tersebut, resensi buku dibelakang, biografi penulis, kata pengantar, daftar isi dan lain-lain.
2.Ketika membaca ubah kebiasaan anda menggerakkan bibir, menunjuk tulisan, dan vokalisasi bacaan karena akan memperlambat anda dalam membaca dan itu membuang waktu anda untuk membaca kembali halaman selanjutnya atau bahkan buku yang lainnya.
3.Cobalah berlatih membaca cepat sehingga kecepatan anda membaca terus meningkat, cobalah membaca buku belajar membaca cepat yang ditujukan agar anda dapat berlatih membaca dengan efektif dan efisien.
4.Baca setiap tulisan tiap paragraf dengan teratur jangan melompat ke paragraf selanjutnya sebelum anda menyelesaikan paragraf tersebut. Setelah selesai membaca beberapa halaman dari buku tersebut tanyakan kepada diri anda beberapa pertanyaan dari bacaan tersebut, jika anda belum dapat memahaminya baca sekali lagi.
5.Temukan ide pokok pada buku yang anda baca, membacalah lebih kritis, jika perlu siapkan catatan kecil untuk bagian bacaan yang perlu di ingat.
6.Cobalah konsentrasi dalam membaca bacaan yang cukup berat, gunakan tips cara belajar yang sudah diberikan untuk menambah konsentrasi.
7.Gunakan setiap waktu luang anda untuk membaca, usahakan anda membawa buku bacaan yang seukuran dengan saku anda atau surat kabar.
B. Tahap Pengerjaan
1. Membaca dengan detail dan mencatat hal-hal penting. Ini yang membedakan antara pembaca biasa dan peresensi buku. Bagi pembaca biasa, membaca bisa sambil lalu dan boleh menghentikan kapan saja. Bagi seorang peresensi, mesti membaca buku sampai tuntas agar bisa mendapatkan informasi buku secara menyeluruh. Begitu juga mencatat kutipan dan pemikiran yang dirasa penting yang terdapat dalam buku tersebut.
2. Setelah membaca, mulai menuliskan karya resensi buku yang dimaksud. Dalam karya resensi tersebut, setidaknya mengandung beberapa hal;
• Informasi(anatomi) awal buku (seperti format diatas).
• Tentukan judul yang menarik dan “provokatif”.
• Membuat ulasan singkat buku. Ringkasan garis besar isi buku.
• Memberikan penilaian buku. (substansi isinya maupun cover dan cetakan fisiknya) atau membandingkan dengan buku lain. Inilah sesungguhnya fungsi utama seorang peresensi yaitu sebagai kritikus sehingga bisa membantu publik menilai sebuah buku.
• Menonjolkan sisi yang beda atas buku yang diresensi dengan buku lainnya.
• Mengulas manfaat buku tersebut bagi pembaca.
• Mengkoreksi karya resensi. Editing kelengkapan karya, EYD dan sistematika jalan pikiran resensi yang telah dihasilkan. Yang terpenting tentu bukan isi buku itu apa, tapi apa sikap dan penilaian peresensi terhadap buku tersebut.
C. Tahap Publikasi
1. Karya disesuaikan dengan ruang media yang akan kita kirimi resensi. Setiap media berbeda-beda panjang dan pendeknya. Mengikuti syarat jumlah halaman dari media yang bersangkutan adalah sebuah langkah yang aman bagi peresensi.
2. Menyertakan cover halaman depan buku.
3. Mengirimkan karya sesuai dengan jenis buku-buku yang resensinya telah diterbitkan sebelumnya. Peresensi perlu menengok dan memahami buku jenis apa yang sering dimuat pada sebuah media tertentu. Hal ini untuk menghindari penolakan karya kita oleh redaktur.
Demikian ulasan sekilas mengenai teknik sederhana meresensi buku. Pada intinya, persoalan meresensi buku adalah soal berbagi (ilmu). Setelah membaca buku, biasanya kita bahagia karena memperoleh wawasan baru. Dengan begitu urusan meresensi buku juga bisa berarti kita berbagi kebahagiaan dengan orang lain.

Bagi orang yang sudah terbiasa membuat ringkasan, mungkin kaidah yang berlaku dalam menyusun ringkasan telah tertanam dalam benaknya. Meski demikian, tentulah perlu diberikan beberapa patokan sebagai pegangan dalam membuat ringkasan terutama bagi mereka yang baru mulai atau belum pernah membuat ringkasan. Berikut ini beberapa pegangan yang dipergunakan untuk membuat ringkasan yang baik dan teratur.
1. Membaca Naskah Asli
Bacalah naskah asli sekali atau dua kali, kalau perlu berulang kali agar Anda mengetahui kesan umum tentang karangan tersebut secara menyeluruh. Penulis ringkasan juga perlu mengetahui maksud dan sudut pandangan penulis naskah asli. Untuk mencapainya, judul dan daftar isi tulisan (kalau ada) dapat dijadikan pegangan karena perincian daftar isi memunyai pertalian dengan judul dan alinea-alinea dalam tulisan menunjang pokok-pokok yang tercantum dalam daftar isi.
2. Mencatat Gagasan Utama
Jika Anda sudah menangkap maksud, kesan umum, dan sudut pandangan pengarang asli, silakan memperdalam dan mengonkritkan semua hal itu. Bacalah kembali karangan itu bagian demi bagian, alinea demi alinea sambil mencatat semua gagasan yang penting dalam bagian atau alinea itu. Pokok-pokok yang telah dicatat dipakai untuk menyusun sebuah ringkasan. Langkah kedua ini juga menggunakan judul dan daftar isi sebagai pegangan. Yang menjadi sasaran pencatatan adalah judul-judul bab, judul anak bab, dan alinea, kalau perlu gagasan bawahan alinea yang betul-betul esensial untuk memperjelas gagasan utama tadi juga dicatat.
3. Mengadakan Reproduksi
Pakailah kesan umum dan hasil pencatatan untuk membuat ringkasan. Urutan isi disesuaikan dengan naskah asli, tapi kalimat-kalimat dalam ringkasan yang dibuat adalah kalimat-kalimat baru yang sekaligus menggambarkan kembali isi dari karangan aslinya. Bila gagasan yang telah dicatat ada yang masih kabur, silakan melihat kembali teks aslinya, tapi jangan melihat teks asli lagi untuk hal lainnya agar Anda tidak tergoda untuk menggunakan kalimat dari penulis asli. Karena kalimat penulis asli hanya boleh digunakan bila kalimat itu dianggap penting karena merupakan kaidah, kesimpulan, atau perumusan yang padat.
4. Ketentuan Tambahan
Setelah melakukan langkah ketiga, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ringkasan itu diterima sebagai suatu tulisan yang baik.
a. Susunlah ringkasan dalam kalimat tunggal daripada kalimat majemuk.
b. Ringkaskanlah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata. Jika rangkaian gagasan panjang, gantilah dengan suatu gagasan sentral saja.
c. Besarnya ringkasan tergantung jumlah alinea dan topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan. Ilustrasi, contoh, deskripsi, dsb. dapat dihilangkan, kecuali yang dianggap penting.
d. Jika memungkinkan, buanglah semua keterangan atau kata sifat yang ada, meski terkadang sebuah kata sifat atau keterangan masih dipertahankan untuk menjelaskan gagasan umum yang tersirat dalam rangkaian keterangan atau rangkaian kata sifat yang terdapat dalam naskah.
e. Anda harus mempertahankan susunan gagasan dan urutan naskah. Tapi yang sudah dicatat dari karangan asli itulah yang harus dirumuskan kembali dalam kalimat ringkasan Anda. Jagalah juga agar tidak ada hal yang baru atau pikiran Anda sendiri yang dimasukkan dalam ringkasan.
f. Agar dapat membedakan ringkasan sebuah tulisan biasa (bahasa tak langsung) dan sebuah pidato/ceramah (bahasa langsung) yang menggunakan sudut pandang orang pertama tunggal atau jamak, ringkasan pidato atau ceramah itu harus ditulis dengan sudut pandangan orang ketiga.
g. Dalam sebuah ringkasan ditentukan pula panjangnya. Karena itu, Anda harus melakukan seperti apa yang diminta. Bila diminta membuat ringkasan menjadi seperseratus dari karangan asli, maka haruslah membuat demikian. Untuk memastikan apakah ringkasan yang dibuat sudah seperti yang diminta, silakan hitung jumlah seluruh kata dalam karangan itu dan bagilah dengan seratus. Hasil pembagian itulah merupakan panjang karangan yang harus ditulisnya. Perhitungan ini tidak dimaksudkan agar Anda menghitung secara tepat jumlah riil kata yang ada. Tapi perkiraan yang dianggap mendekati kenyataan. Jika Anda harus meringkaskan suatu buku yang tebalnya 250 halaman menjadi sepersepuluhnya, perhitungan yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1. Panjang karangan asli (berupa kata) adalah: Jumlah halaman x Jumlah baris per halaman x Jumlah kata per baris = 250 x 35 X 9 kata = 78.750 kata.
2. Panjang ringkasan berupa jumlah kata adalah: 78.750 : 10 = 7.875 kata. Panjang ringkasan berupa jumlah halaman ketikan adalah: jika kertas yang dipergunakan berukuran kuarto, jarak antar baris dua spasi, tiap baris rata-rata sembilan kata, pada halaman kertas kuarto dapat diketik 25 baris dengan jarak dua spasi, maka: Jumlah kata per halaman adalah: 25x 9 kata = 225. Jumlah halaman yang diperlukan adalah: 7.875:225 = 35 halaman.
(^^^^^^)

Jika Anda perhatikan catatan ini cukup sederhana. Pertama, saya memulainya dengan menuliskan topik utama yakni judul buku itu sendiri. Kedua, saya menentukan cabang utama yang merupakan pokok pikiran buku tersebut. Dalam hal ini setiap bab mewakili satu cabang utama. Ketiga, saya menentukan pokok pikiran penting dan detail tertentu dari setiap bab yang perlu saya ingat untuk jangka panjang.
Seperti yang diceritakan di depan, ini merupakan pengalaman pertama saya meringkas keseluruhan buku dalam selembar Mind Map. Sebelumnya saya terbiasa meringkas buku teks kuliah per bab, satu lembar setiap babnya. Anda bisa melihat catatan model ini pada posting sebelumnya tentang Mind Map.
Tantangan utama yang saya rasakan dalam membuat Mind Map untuk keseluruhan buku adalah bagaimana memberikan ruang yang cukup untuk melakukan eksplorasi pokok pikiran utama di setiap bab. Ada kalanya cabang dalam satu bab memakan tempat cukup banyak sehingga menyisakan tempat terbatas untuk bab lain.
Ada yang menarik ketika berusaha meringkas buku ke dalam Mind Map yaitu Andaharus memahami buku tersebut terlebih dahulu. Mind Map merupakan catatan aktif dengan mengandalkan pokok pikiran yang dikaitkan satu sama lain. Seseorang tidak akan bisa membuat Mind Map sebelum dia sendiri memetakan dalam kepalanya apa yang hendak dicatat. Dengan demikian, proses mencatat sekaligus menjadi proses belajar. Ketika menentukan kata kunci yang dipakai, sebenarnya kita juga sedang memilih kata yang memiliki asosiasi paling kuat sehingga mampu mengingatkan kembali pada pembahasan dalam buku. Ini adalah kekuatan penting Mind Map yang menjadikannya sebuah alat untuk belajar, sekaligus alat untuk mengingat. Dengan membuat Mind Map pribadi, sebenarnya kita tidak hanya memiliki catatan di atas kertas, tetapi juga catatan di dalam kepala lengkap dengan seluruh asosiasinya.
Hal ini jauh berbeda dengan catatan konvensional di mana orang bisa mencatat tanpa harus memahami. Mungkin Anda masih ingat masa-masa sekolah dulu ketika diminta mencatat apa-apa yang ada di papan tulis atau didiktekan oleh pengajar. Dengan demikian, sering terjadi orang mencatat apa-apa yang tidak dipahaminya. Masalah muncul ketika catatan tersebut dibaca kembali, ternyata tidak dimengerti.
Adapun aspek penting lainnya ketika membuat Mind Map adalah Anda berusaha merumuskan pemahaman dan pengertian sendiri tentang buku yang dibaca. Ini sangat penting karena yang dicatat adalah pemahaman kita sebagai orang yang sedang belajar, bukan semata-mata apa yang dituliskan oleh pengarang. Karena kita yang membuat, maka isinya adalah bahasa internal yang biasa kita pakai sehingga sangat mudah diingat dan di-recall kembali ketika diperlukan.
Dengan mencatat pemahaman, tak jarang kita akan mengalami a-ha moment, yakni saat-saat di mana kita mendapat inspirasi atau pengertian baru dari apa yang dicatat. Ibarat seorang yang sedang mendiktekan pemahaman kepada dirinya sendiri, tiba-tiba muncul suatu pengertian, pemahaman, ataupun hubungan antara topik yang dibahas dengan tema-tema berkaitan yang pernah dipelajari sebelumnya. Mirip kisah Newtonmenemukan inspirasi hukum gravitasi ketika melihat buah apel jatuh dari pohon. Inilah kekuatan penting yang sangat berharga jika Anda membiasakan mencatat dengan cara seperti ini.
(^^^^^^)
Meringkas artikel kini bisa dilakukan dengan bantuan komputer. Sebuah terobosan yang membuat penulis tidak terlalu pusing dengan aktivitas manual.
Meringkas artikel merupakan salah satu kegiatan yang sering kita lakukan. Di tingkat sekolah menengah, meringkas dapat menjadi salah satu jenis tugas favorit para guru bagi murid-muridnya. Di bidang sastra, sinopsis merupakan bentuk ringkasan yang memberikan gambaran singkat bagi sebuah novel. Bahkan di jaman internet seperti sekarang, di mana volume informasi yang ada sangat besar, ringkasan menjadi hal yang esensial untuk menentukan informasi yang paling cocok untuk kebutuhan tertentu.
Saat ini, meringkas memang masih banyak dilakukan oleh manusia, dengan hasil yang cukup memuaskan. Namun, ternyata mesin pun dapat melakukan kegiatan meringkas ini, walaupun hasilnya tidak sebaik buatan manusia. Lalu, untuk apakah ringkasan hasil buatan mesin? Kelebihan ringkasan oleh mesin terletak pada sisi kecepatannya. Jika Anda pernah mencoba membuka situs Google News , Anda akan menjumpai banyak topik berita yang dikumpulkan dari berbagai situs serta dirangkum dalam satu tempat. Inilah salah satu aplikasi dari peringkasan otomatis.
Otomatis
Penelitian mengenai peringkasan otomatis sendiri telah dimulai setidaknya pada tahun 1958 oleh H.P. Luhn. Banyak penelitian lain pun dilakukan dengan memperbaiki kelemahan-kelemahan metode yang lama, selain memanfaatkan kekuatan komputasi yang semakin tinggi seiring perkembangan teknologi perangkat keras. Beberapa penelitian lainnya dilakukan oleh Kupiec pada tahun 1995 serta Teufel dkk pada tahun 1997. Penelitian peringkasan otomatis juga telah dilakukan untuk bahasa-bahasa selain bahasa Inggris. Untuk bahasa Indonesia, Sitawati mengadaptasi metode peringkasan ini ke bahasa Indonesia pada tahun 2005. Selain itu, Alfadian juga melakukan penelitian lainnya pada tahun 2007.
Lalu, bagaimana cara mesin bisa mengetahui bagian-bagian mana yang harus diringkas dari sebuah artikel? Prinsip yang paling sering digunakan adalah penghilangan kalimat yang tidak penting. Dengan kata lain, mesin tidak akan membuat kalimat baru pada ringkasan. Bandingkan dengan ringkasan manual yang dapat menggabungkan dua kalimat atau lebih menjadi satu kalimat.
Untuk menentukan kalimat mana yang harus dihilangkan, setiap kalimat akan diberikan sebuah nilai yang menunjukkan seberapa penting kalimat tersebut dalam artikel. Jelas bahwa kalimat yang memiliki nilai yang rendah mendapat prioritas untuk dihilangkan dari artikel.
Metode
Cara menilai pentingnya sebuah kalimat pun bisa bermacam-macam. Salah satu cara yang paling sering dilakukan dan terbukti efektif adalah dengan menggunakan metode kata kunci (keyword). Pertama-tama, mesin akan mengekstraksi kata kunci-kata kunci yang terdapat pada artikel. Misalnya, artikel mengenai kesehatan dapat mengandung kata kunci seperti “pencernaan”, “olah raga”, “sistem saraf”, dan sebagainya. Nah, kalimat-kalimat yang banyak mengandung kata kunci tersebut akan mendapatkan nilai lebih. Metode ekstraksi kata kunci ini pun bermacam-macam dan sering menjadi topik penelitian tersendiri di luar peringkasan otomatis. Cara termudah adalah dengan menghitung jumlah kemunculan kata tersebut dalam artikel. Semakin banyak kata tersebut muncul dalam artikel maka dianggap kata tersebut cukup penting dan layak dijadikan kata kunci. Namun, metode ini masih memiliki kelemahan. Kata-kata yang sering muncul belum tentu menandakan bahwa kata tersebut penting. Sebagai contoh, kata “yang” atau “dan” akan sering muncul di setiap artikel. Kata-kata seperti ini sering disebut dengan stopwords.
Selain metode di atas, masih banyak pula metode-metode lain yang dapat digunakan. Walau begitu, tetap saja hasilnya masih kalah bagus dengan ringkasan buatan manusia. Singkat kata, peringkas otomatis menawarkan kecepatan daripada ketepatan.

Di Sponsori oleh :

Di Sponsori oleh :
Football News!